Kamis, 02 Mei 2013

Lelaki Kecil

lelaki kecil itu sorongkan tubuhnya ke aku
dia berkata"tanda tangan ini sebagai tanda persahabatan"
ku tulis namaku pada kain seragamya
terlihat senyumnya bahagia
dia selalu berkata dan memanggilku "Kawan"

lelaki kecil itu polos dan lugu
meski terpasang anting di sudut telinganya dan di sudut hidungnya
semua tak bisa menipu
dia tetap lelaki kecil "kesepian"

ku baca kembali kertas itu
kau tuliskan betapa bahagianya
kini kembali terbayang
sosok kecil dangan anting di  sudut hidungnya
sebuah tahi lalat yang hampir jatuh menghiasi wajahnya
ia tuliskan cakaran badak bukan cakaran ayam
persis yang dia katakan
ia lugu,ia kecil
ia muda belum begitu tahu kehidupan

"andaikan bukan sepeda mini"
kata lelaki kecil itu suatu ketika
terdangar lirih yang  apa adanya

ia terus kayuh susuri keramaian
sambil berceritatentang hidupnya
pikirku "lelaki kecil yang malang"
            "lelaki kecil yang sendirian"
            "lelaki kecil yang hanya berteman dengan sepeda tua"
dan selalu dalam kesunyian
dia sendiri tetapi dia tidak sendirian
masih ada Allah yang menemaninya

3 komentar:

verany mengatakan...

lelaki kecil itu sungguh malang

Daryati issuda mengatakan...

bagus sekali

Damiatun issuda mengatakan...

aq kasian pda lelaki kecil itu...............

Poskan Komentar